STANDAR PROFESIONAL AKUNTAN PUBLIK LATAR BELAKANG KODIFIKASI PERNYATAAN STANDAR AUDITING, PERNYATAAN STANDAR ATESTASI, DAN PERNYATAAN JASA AKUNTANSI DAN REVIEW

27 03 2010

Ikatan Akuntan Indonesia-Komite Pemeriksaan Akuntan dalam Norma Pemeriksaan Akuntan hingga tahun 1993 telah menerbitkan standar auditing dan berbagai suplement dalam pemutakhiran Norma Pemeriksaan Akuntan hingga 4 kali, 1. Pada tahun 1973 untuk yang pertama kalinya sebanyak 15 bab, 2. Pada tahun 1986, melakukan pemutakhiran dengan menambahkan dua supplement – Komunikasi antara Akuntan Terdahulu dengan Akuntan Pengganti. – Surat Pernyataan Klien 3. Pada tahun 1990, melakukan pemutakhiran dengan satu supplement, Laporan Akuntan Mengenai Laporan Keuangan Komparatif dan satu pedoman audit industry khusus (pedoman khusus pemeriksaan koperasi). 4. Pada tahun 1992, dengan menambahkan 9 suplemen. Hirarki standar auditing dan menempuh proses kodifikasi standar auditing adalah dari norma pemeriksaan akuntan (15 bab) dan suplemen 1-12 yang kemudian mengintepretasikan terhadap norma pemeriksaan akuntan dan suplement yang kemudian dari semuanya itu membentuk Kodifikasi Norma Pemeriksaan Akuntan, Suplemen, dan Intepretasi. Struktur standar auditing dan berbagai suplemen yang telah dikodifikasikan dalam buku Norma Pemeriksaan Akuntan akan menimbulakan beberapa masalah, olehnkarena itu diadakan penyempurnaan kodifikasi dalam bentuk Profesional Akuntan Publik.

LANGKAH PENYUSUNAN STANDAR PROFESIONAL AKUNTAN PUBLIK Langkah – langkah dalam menempuh untuk mengembangkan standar professional akuntan public oleh komite, dengan menggunakan 4 bagian:(1)Tipe standar profesional yang diterbitkan oleh komite, (2) hubungan standar atestasi dan standar auditing (3) hirarki standar auditing, (4) langkah penyusunan kiodifikasi, standar professional akuntan publik. Tipe Standar Profesional yang Diterbitkan oleh Komite : (1) standar auditing adalah pedoman audit atas laporan keuangan historis, yang terdiri dari 10 standar dan dirinci dalam bentuk Pernyataan Standar Auditing (PSA), merupakan sifat wajib (mandatory) bagi komite untuk diberikan kepada akuntan public dalam menjalankan tugas audit, yang termasuk didalamnya Intepretasi Pernyataan Standar Auditing (IPSA). (2) Standar Atestasi memberikan rerangka untuk fungsi atestasi bagi jasa akuntan public yang mencakup tingkat keyakinan tertinggi yang diberikan dalam jasa audit atas laporan keuangan historis maupun tingkat keyakinan yang lebih rendah dalam jasa nonaudit, yang terdiri dari 11 standar yang dirinci dalam Pernyataan Standar Atestasi (PSAT) termasuk didalamnya Interpretasi Pernyataan Atestasi (IPSAT). (3) Standar Jasa Akuntansi dan Review memberikan rerangka untuk fungsi nonatestasi bagi jasa akuntan public yang mencakup jasa akuntansi dan review, yang dirinci dalam bentuk Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan Review (PSAR). Termasuk didalamnya Intepretasi Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan Review (IPSAR). (4) Pedoman Audit Industri Khusus karena perusahaan banyak melakukan transaksi yag berdampak pada laporan akuntansi auditor perlu untuk melakukan audit perusahaan industry tertentu, karena akan berguna untuk auditr dalam menafsirkan dengan baik informasi yang disajikan oleh perusahaan. Dalam lingkungan industry tertentu. (5) Hubungan Standar Atestasi dan Standar Auditing, standar atestasidisusun untuk memberikan panduan umum semua penugasan atestasi, yang mencakup jasa pemeriksaan (examination), review, dan kompilasi terhadap asersi manajemen. Jasa pemeriksaan meliputi pemeriksaan terhadap laporan keuangan historis (auditing) dan laporan keuangan prospektif. Penugasan Atestasi – Standar Atestasi – Standar Auditing, pemeriksaan atas laporan keuangan prospektif, tipe penugasan Atestai lain. Standar auditing yang dilanjutkan ke audit atas laporan keuangan historis dan Examanation untuk standar prakiraan dan proyeksi keuangan. HIRARKI STANDAR AUDITING Standar auditing terdiri atas sepuluh standar yang dibagi menjadai tiga kelompok standar: standar umum, standar pekerjaan lapangan, danstandar pelaporan, yang merupakan landasan konseptual yang dijabarkan dalam Pernyatan Standar Auditing (PSA), yang diterbitkan oleh komite untuk memberikan acuan kepada auditordalam menghadapi perkembangan dalam kebutuhan masyarakat terhadap jasa auditor. Langkah Penyususnan Kodifikasi Standar Profesioanal Akauntan Publik Dalam Penyusunan SPAP pertama komite menempuh enam tahapan adalah 1, melakukan konversi bab – bab dalam buku Norma Pemeriksaan Akuntan dan Berbagai Suplemen yang telah diterbitkan dalam PSA. 2, melakukan revisi dan penggantian terhadap psa no1 dan PSA no.28, menambahkan PSA baru. Hasil revisi dan penggantian PSA no.01 samapai dengan PSA no.28, menyusun Pernyataan Standar Atestasi (PSAT) baru. Menggolongkan PSA No.01 sampai dengan PSA No.60 kedalam eksi – seksi yang telah ditentukan. Menyusun Standar Akuntan Publik. KETENTUAN KODIFIKASI STANDAR AUDITING, STANDAR ATESTASI, DAN STANDAR JASA AKUNANSI DAN REVIEW DALAM STANDAR POFESIONAL AKUNTAN PUBLIK (1)Memudahkan pencarian sumber acuan bagi akuntan public (2) menggambarkan urutan kronologis pnerbitan pernyataan standar auditing, (3) memudahkan pemutakhiran (dalam bentuk perubahan atau penggantian) pernyataan standar auditing dan pernyataan standar atestasi yang telah diterbitkan sebelumnya. Kodifikasi berbagai pernyataan standar atestasi dan pernyataan jasa akuntansi dan review yang diterbitkan oleh komite. Pernyataan Standar Auditing SA 100 PSA : Pengantar, SA 200 Standar Umum, SA 300 Standar Pekerjaan Lapangan, SA 400 Standar Pelaporan I, II dan III, SA 500 Standar Pelaporan keempat, SA 600 tipe lain laporan auditor SA700 topik khusus SA 900 laporan khusus komite norma pemeriksaaan akuntan SA 800 pedoman auditing international Interpretasi pernyataan standar auditing IPSA 9000 pernyataan standar atestasi SAT 100 standar atestasi SAT 200 proyeksi dan prakiraaan keuangan SAT 300 pelaporan informasi keuangan proforma SAT 400 informasi keuangan interim SAT 500 kompilasi dan review atas informasi keuangan, SAT 600 Pelaporan tentang Struktur Pengendalian intern Suatu Satuan Usaha atas pelaporan keuangan. Interpretasi Pernyataan Standar Atestasi IPSAT 9000, Pernyataan Standar Jasa Auntansi dan Reiew SAR 100 Kompilasi dan Review atas laporan keuangan, SAR 200 pelaporan atas Lporan Keuangan Komparatif, SAR 300 Lporan Kompilai atas Lporan Keuangan yang dimasukan dalam bentuk yang telah ditetapkan, SAR 400 Komunikasi Komunkasi antara Akuntan Pendahulu dengan Akuntan Pengganti, SAR 500 Pelaporan atas Laporan Keuangan Kompilasian.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: